Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalaamu
‘alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah,
wasyukru lillah wala hawla wala kuwwata illa billahil ‘aliyil ‘adzim, asyhadu
alla ilaa ha illallah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warosuuluh, amma
ba’du.
Hadirin Jama,ah
Sholat Tarawih Karomakumullah,
Puji
syukur, marilah kita selalu panjatkan kepada Allah SWT yang senantiasa
memberikan kita nikmat iman, sehingga kita berada dimasjid ini, nikmat Islam,
sehingga kita dapat mengikuti jamaah ini, serta nikmat sehat sehingga kita dapat
melahkankan kaki kemasjid yang penuh barokah Allah, insya Allah.
Sholawat
beriring salam, marilah kita sanjungkan kepada baginda Nabi kita Muhammad SAW,
yang senantiasa selalu bersabar dalam menunjukan kebenaran, selalu mendoakan
kebaikan walau disakiti, selalu berhusnu dzon walau dilukai.
Hadirin jama’ah
sholat tarawih yang berbahagia
Pada
malam hari ini, ijinkanlah saya
menyampaikan beberapa cuplikan ayat yaitu;
اعوذ
بالله من الشيطان الرّجيم
بسم الله الرّحمن الرّحيم
لاَ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسْعَهَا 4 (الآية)
Yang artinya: Allah tidak
membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al-Baqoroh: 286)
Dalam
ayat ini dijelaskan, bahwasanya apapun cobaannya, apapun ujiannya, apapun
kejadiannya, semua itu diberikan berdasarkan ukuran kemampuan hambanya. Allah
tidak akan memberikan cobaan dan ujian yang besar dan melebihi kemampuan
hambanya melainkan hanya yang mampu dilalui hambanya, sebagaimana firman Allah yang
saya bacakan tadi. Akan tetapi, semua itu tergantung bagaimana cara hamba Allah
menghadapinya. Jika cobaan dan ujian itu dihadapi dengan emosional, tempramen,
dan penuh kemarahan (tanpa ketaatan kepada Allah), niscaya cobaan dan ujian itu
akan terasa berat dan sangat sulit dalam menjalaninya. Dan jika cobaan dan
ujian itu dihadapi dan diselesaikan dengan penuh ketaatan kepada Allah, maka
kemudahan dan kelapanganlah yang ia dapatkan dalam menghadapinya. Dari
penjelasan diatas, dapat kita lihat bahwa cobaan dan ujian akan terasa berat
tanpa ketaatan kepada Allah.
Sebagai contoh,
anak yang duduk dikelas 2 SD, ia tidak mungkin diberikan soal ujian untuk kelas
3 apa lagi kelas 5, karena apa? ya sudah jelaslah anak itu belum mampu karena
memang belum saatnya. Atau ketika anak kelas 2 SD itu diberikan soal ujian, dan
jika ia tidak belajar dan hanya main-main saja, maka soal ujian itu akan terasa
begitu sulitnya dan bahkan ia akan menyangka bahwa soal ujian itu tidak pantas
untuknya. Berbeda jika soal ujian kelas 2 itu, diberikan kepada anak SD yang
kelas 2 juga, akan tetapi ia sudah belajar dengan sungguh-sungguh pada malam
hari ataupun ketika berada di kelasnya, maka ia akan merasakan begitu mudahnya
soal ujian itu sehingga ia akan melaluinya dengan penuh kesenangan dan
keceriaan serta keyakinan bahwa hasilnya akan mendapatkan nilai yang terbaik
dari pada teman-temannya. Begitu juga dengan segala cobaan dan ujian dalam
kehidupan yang kita alami. Jika cobaan dan ujian itu kita hadapi dengan penuh
ketaatan kepada Allah, maka apapun cobaan dan ujiannya, dapat kita lalui dengan
penuh kemudahan.
Hadirin Jamaah
Sholat Tarawih Rohimakumullah,
Kita
hidup pasti mempunyai berbagai macam permasalahan, akan tetapi, permasalahan
itulah yang dapat membuat kita lebih terdidik menjadi dewasa. Kedewasaan tidak
dapat diukur dengan bertambahnya umur, kedewasaan tidak dapat diukur dengan
bertambahnya berat dan tinggi badan, dan kedewasaan pun tidak dapat diukur
dengan kepintaran yang dimiliki seseorang. Akan tetapi, kedewasaan hanya dapat
diukur dengan bagaimana caranya menyelesaikan masalah dengan penuh
kebijaksanaan dan bukan menambah masalah yang baru.
Hadirin Jamaah
Sholat Tarawih Rohimakumullah,
Mudah-mudahan,
sedikit yang telah saya sampaikan ini, dapat bermanfaat untuk kita semua, dan
menjadi nilai ibadah di sisi Allah, Amin Ya Robbal Alamin. Baiklah cukup
sekian dari saya, mohon maaf atas segala kekurangan dan kehilafan, dan
terimakasih atas segala perhatian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar